Umpan Jitu Ekonomis & Praktis II


Umpan jitu Ekonomis dan Praktis II ini merupakan lanjutan dari umpan jitu sebelumnya yaitu pada edisi 129. Umpan Ekonomis dan praktis bisa dijadikan pilihan oleh para mania dari meracik umpan, umpan jiu ini diperuntukan untuk ikan mas.
Selasa (23/6) saat Mancing Mania (MM) menguji coba umpan ekonomis dan praktis II di Telaga ISTN. Tiba di Telaga ISTN, MM langsung menghampiri pemilik dari Telaga ISTN yaitu Rahmat Fingking. Obrolan hangat mewarnai jalannya tes umpan ekonomis dan praktis II ini, Finkking mempersilakan MM untuk menguji umpan pada kolam kiloan miliknya.
Mulai tes umpan pada pukul 14.00, MM mempersiapkan umpan hasil racikan bersama piranti pancingnya. Umpan baru dilontar ikan sudah mulai menyambar, strike ikan dengan bobot 1 kg berhasil terangkat.
Hingga pukul 15.10 menit, saking banyaknya ikan yang diperoleh MM memutuskan untuk menyudahi tes umpan ekonomis da praktis. Dengan hasil peroleh selama mancing tes umpan MM berhasil memperoleh ikan sebanyak 15 ekor dengann total timbangan mencampai 8 kg.
Jika dengan umpan ekonomis dan praktis dapat memperoleh ikan yang demikian banyak kenapa harus mambuat atau meracik umpan dengan harga yang mahal. Sebenarnya umpan juga merupakan selera dari para mania dalam membuatnya, tidak ada ketentuan baku atau melanggar hokum karena mancing sendari merupakan hal yang menyenangkan apalagi jika para mania dapat meracik umpan sendiri.

Berikut ini adalah bahan-bahan untuk membuat umpan jitu ekonomis dan praktis II :

1. Pelet Jitu2 Bungkus
2. Sarden Pacific Queen1 Kaleng
3. Telur 1 Butir
4. Umpan Swim Fish “Wangi”1 Bungkus
5. Keroto  2 ons
Cara Membuatnya :
Persiapkan wadah plastik lalu tuangkan pelet jitu dan umpan swim fish “wangi” aduk dahulu hingga rata lalu masukan telur dan aduk kembali hingga tercampur secara merata. Setelah benar-benar merata tuangkan sarden pacific queen, cara menuangnya adalah masukan terlebih dahulu ikan-ikan sarden lalu air/oil sarden hanya dituang setengahnya saja. Aduk-aduk kembali hingga rata, setelah rata adonan umpan dimasukan kedalam wadah plastik kiloaan untuk dikukus selama kurang lebih 3-5 menit.
Umpan ekonomis dan praktis II siap dipergunakan, langkah terakhir adalah bagi yang suka menggunkan keroto umpan ini juga dapat menggunkan keroto atau tanpa keroto. Selamat mencoba, salam strike. ndi

Faktor Cuaca Pada Saat Mancing Laut

Tidak setiap pemancingan ikan di laut selalu berhasil dengan baik. Saat memancing ikan dilaut, faktor cuaca atau faktor alam sangat berpengaruh pada hasil tangkapan. Faktor cuaca biasanya tergantung dari bermacam faktor.
Faktor cuaca di atas permukaan laut
Matahari dan Bulan
Terik tidaknya matahari pada siang hari kadang mempengaruhi kegiatan ikan. Memancing yang baik adalah saat menjelang pagi atau subuh, dimana secara biologis ikan baru keluar dari tidurnya dan mencari makan. Diteruskan hingga siang hari teriknya matahari yang terus bersinar tanpa adanya mendung dan gelap.
Sedangkan di malam hari berpengaruh kepada ada atau tidaknya bulan. Pada malam hari memancing ikan yang baik adalah pada saat tidak ada bulan atau dengan kata lain pada saat tidak ada sinar. Karena air laut itu mengandung garam maka jika ada sinar bulan pada malam hari akan menyebabkan senar pancing yang ada di dalam air laut akan terlihat seperti menyala, itu diakibatkan karena adanya sinar atau cahaya dari atas permukaan air. Tetapi untuk memancing cumi-cumi atau udang lebih sering dilakukan pada malam hari justru disaat ada bulan adalah saat yang paling baik, karena hewan-hewan ini sangat tertarik kepada cahaya yang menyebabkan mereka mengumpul di permukaan laut disaat ada bulan. Itu sebabnya mengapa nelayan pada malam hari menggunakan lampu atau petromak untuk mencari ikan kecil, udang dan cumi-cumi.

Angin, Ombak dan Awan
Kecepatan angin juga mempengaruhi kegiatan ikan, karena besar tidaknya ombak adalah akibat dari tiupan angin. Dari tiupan angin akan mengakibatkan adanya ombak dan juga bisa berpengaruh kepada ada atau tidaknya awan. Jika memancing di tengah teluk yang curam disaat ombak besar ikan-ikan yang lebih kecil biasanya akan menuju ke teluk yang mengakibatkan ikan-ikan besar juga ikut ke dalam teluk untuk mencari mangsa.
Aliran angin juga tergantung dari cuaca dan musim. Jika mendung dan matahari terhalang atau redup, ikan laut juga biasanya akan berenang dan berada lebih kedalam air atau bahkan ke dasar laut. Disaat hujan atau musim hujan, ikan laut cenderung lebih sedikit karena salinitas air laut atau kadar garam pada air laut berkurang yang disebabkan oleh banyaknya air tawar yang terbuang ke permukaan laut juga ditambah oleh aliran muara sungai tempat air tawar terbuang ke tengah laut dan mengakibatkan ikan menuju ke tengah laut, ke dasar laut atau bersembunyi dikarang. Sedangkan jika hujan terjadi di tengah laut dan hanya sebentar apalagi ketika hujan baru reda kadang ikan akan bertambah lapar dan agresif.
Faktor Cuaca di dalam air laut
Suhu air laut
Suhu air laut sangat berpengaruh pada ikan, jika terlampau panas ikan akan lebih ke dalam laut atau ke tengah laut untuk mencari suhu yang lebih dingin, tetapi pada suhu yang agak tinggi ikan akan lebih agresif dalam mencari makan. Sedangkan jika suhu air laut terlampau dingin, ikan akan kurang dalam selera makan dan kurang begitu agresif. Suhu air laut daerah tropis berkisar antara 26 - 35 derajat celcius sedangkan pada daerah kutub bisa mendekati nol derajat celcius.
Arus air laut
Arus air dipengaruhi oleh keadaaan laut sekitarnya. Banyak kejadian pada saat situasi angin lemah, arus air bisa kencang atau pada saat angin kencang arus air dalam laut justru lemah. Jadi arus air tidak dipengaruhi oleh angin.
Jika arus air laut kencang dapat terlihat pada mancing dasar oleh miringnya senar pancing ketika timah pemberat umpan pancing dan mata kail sudah menyentuh dasar laut. Kadang mata kail dapat bergeser sangat jauh atau bahkan tidak dapat menyentuh dasar laut. Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberi pemberat yang lebih besar. Seperti layaknya udara, air laut bergerak dari yang bersuhu dingin menuju ke suhu yang lebih hangat. Pada daerah pertemuan kedua arus inilah biasanya ikan banyak berkumpul.
Kejernihan air laut
Faktor kejernihan atau kekeruhan air laut juga patut diperhitungkan. Kadang kekeruhan air yang buruk atau banyaknya sampah dapat menyebabkan ikan berkurang. Saat yang lebih baik adalah pada keadaan laut sekitarnya bening dan berwarna biru terang dan matahari bersinar terik. Kadang perbedaan warna laut bisa diakibatkan oleh sinar matahari yang redup atau terhalang oleh mendung, hal ini dapat menyebabkan air laut terlihat keruh. http://id.wikipedia.org

Teknik Penangkapan Ikan (1)

Bubu Perangkap Ikan

Mulai edisi ini akan dibahas secara berseri, beragam cara menangkap ikan. Sebagai pemancing, kita perlu mengetahui berbagai cara menangkap ikan, sehingga menambah khazanah ilmu, karena tanpa kita sadari memancing pun merupakan bagian dari teknik menangkap ikan.

carp-lagi.jpgBubu sebenarnya termasuk trap atau alat perangkap ikan yang dipasang secara tetap di dalam air untuk jangka waktu tertentu yang memudahkan ikan masuk dan mempersulit ikan keluar. Alat ini biasanya dibuat dari bahan alami seperti bambu, kayu dan yang modern telah menggunakan kawat atau bahan buatan seperti jaring/jala.
Terdapat beberapa jenis alat tangkap yaitu bubu dasar, bubu hanyut, sero, bagan dan jermal.

A. Bubu Dasar
Bubu ini dibuat dari bahan bambu, rotan dan kawat. Bentuknya bermacam-macam ada yang silinder, setengah lingkaran, empat persegi panjang, segitiga memanjang dll.  Dalam operasinya ada yang memakai umpan ada yang tidak. Biasanya terdapat 3 bagian bubu dasar yaitu bagian badan atau tubuh bubu. Terbuat dari bambu dan dilengkapi dengan pemberat untuk menenggelamkan bubu ke dasar perairan. 
Bagian kedua adalah bagian lubang tempat mengeluarkan hasil tangkapan yang terletak pada bagian sisi bawah bubu. Posisinya terletak di belakang mulut bubu.  Sedangkan mulut bubu berfungsi untuk masuknya ikan, posisinya terletak di depan badan bubu. Semakin ke dalam, semakin kecil diameter lubangnya.
Sebelum bubu dimasukkan ke perairan, maka ditentukan dulu daerah yang diperkirakan banyak terdapat ikan dasar, biasanya di daerah yang banyak terumbu karangnya. Setelah dianggap posisinya sudah baik, maka pemasangan dilakukan  dan 1-3 hari kemudian bubu diangkat untuk mengambil ikan-ikan yang terjebak.
Gb.1. Bubu dasar tradisional dari Indonesia
Gb2. Bubu modern dari bahan kawat anti karat
Gb.3. Penggunaan bubu dasar pada kapal-kapal modern
Gb.4. Bubu untuk menangkap lobster (dok: Istimewa)


B. Bubu Hanyut
Bubu ini pada dasarnya sama dengan bubu dasar, tapi lebih dikhususkan untuk menangkap ikan terbang dan pada bagian luar bubu diberikan untaian daun kelapa untuk menarik perhatian ikan terbang. Alat ini disebut dengan ‘Patorani” di sekitar perairan pantai Barat Sulawesi Selatan. Alat ini dioperasikan pada musim pemijahan ikan terbang yaitu pada musim timur, sehingga hanya diopersikan pada waktu-waktu tertentu saja.
Karena dimaksudkan untuk menangkap ikan terbang, maka bubu tidak diberi pemberat, sehingga  hanya ditali dengan perahu. Akibatnya bubu akan hanyut sesuai dengan arah perahu.
Ikan terbang yang akan memijah, biasanya meletakkan telur-telurnya di daun kelapa, kemudian akan masuk ke dalam bubu. Cara ini sebenarnya kurang ramah lingkungan, karena telur-telur yang sedianya akan melanjutkan generasi ikan terbang di perairan jadi terhambat. Tetapi karena harga telur ikan terbang semakin lama semakin mahal, maka nelayan tetap saja melakukan aktifitas ini.


C. Sero ( Guilding Barrier)
Adalah perangkap ikan yang dipasang secara permanen di dalam air yang terdiri dari susunan pagar-pagar yang akan menuntun ikan menuju perangkap.  Alat ini biasanya terdiri dari kayu, bambu dan jaring.  Terdapat 2 bagian sero yaitu bagian penaju (leading net) yang berfungi menggiring ikan untuk berenang menuju daerah jebakan (trap area) saat pasang naik.  
Trap area berada di daerah yang lebih dalam, sehingga alat ini sangat cocok digunakan di daerah yang landai yang sedikit miring di pinggir pantai. Pengambilan ikan dilakukan saat surut, karena banyak ikan yang terjebak di trap area.
Di Eropa Barat, banyak digunakan dan jaringnya dibuat dari bahan multifilament (kalau ditempat kita sekarang biasa disebut benang PE atau Braided untuk senar poping) yang disebut fyke net. Sero ini di Perancis biasa digunakan untuk menjebak ikan sidat.
Gb. 4.  Sero
Gb.5. Modifikasi sero (guilding barrier)


D.  Bagan
Bagan merupakan salah satu jaring angkat yang dioperasikan di peraiaran pantai pada malam hari dengan menggunakan cahaya lampu sebagai penarik ikan. Bagan di Indonesia telah dimulai sekitar tahun 1950-an dan sekarang telah banyak mengalami perubahan. 
Awalnya digunakan nelayan-nelayan Bugis dan Makasar, kemudian nelayan daerah tersebut membawanaya kemana-mana dan akhirnya hampir dikenal di seluruh Indonesia.
Gb. 6. Bagan
Cara penggunaan jala bagan adalah menurunkan jala dan memasang  lampu pada bulan gelap. Setiap 4 jam jala diangkat. Penarikan dilakukan dengan memutar roller, sehingga jala akat terangkat ke atas. Setelah jala terangkat, maka pengambilan ikan dilakukan dengan  menggunakan jala tangan  (scoop net).
E. Jermal
Jermal adalah perangkap ikan yang terbuat dari jaring, sama dengan bagan, hanya saja bentuk jaringnya adalah katong dan dipasang semi permanent menentang arus air (pasang-surut). Alat tangkap ikan ini biasanya digunakan untuk memanfaatkan ikan-ikan yang mengikuti arus.

Tips Mempertahankan Pelanggan


kumpay 041.jpgBagi Anda pemilik kolam pemancingan tentu harus punya kiat-kiat khusus baik kolam harian, kiloan, galatama atau borongan untuk dapat menjaring para mania mancing atau pelanggan untuk datang ke pemancingan Anda. Kadangkala ada pemancingan bikin orang jenuh dan bosan serta pelayanannya yang kurang maksimal. Bahkan ada pelanggan yang suka mencoba sensasi-sensasi baru.

Kalau sudah begini tentu pelanggan tersebut akan mencari lokasi pemancingan lain yang dapat menservisnya lebih maksimal. Tetapi ada juga kolam pemancingan yang memberikan pelayanan luar biasa, sehingga pemancing pun enggan meninggalkan kolam pemancingan tersebut yang imbasnya ia akan menceritakan dari mulut ke mulut untuk mengajak serta rekan-rekan pemancing lainnya untuk datang.
Ingat, jika Anda berbuat kesalahaan kecil maupun besar dalam hal pelayanan sudah tentu peluang Anda untuk memajukan uasaha pemancingan akan mandeg atau pelanggan itu akan mencoba di tempat lain. Dan repotnya lagi jika mereka lari ke pesaing Anda.

Nah kali ini Mancing Mania (MM) memberikan tips bagaimana kiranya kolam pemncingan Anda bisa dipertahankan dan terus dikunjungi oleh pelanggan dari hari ke hari Minggu ke Minggu dan seterusnya. Berikut tipsnya :
- Mempertahankan pelanggan setia tidaklah mudah dan sangat sulit. Solusinya adalah Anda dituntut berlaku inovatif dalam memberikan pelayanan terhadap para pelanggan atau mania mancing.
- Diperlukan kecanggihan Anda untuk memberikan variasi dalam pelayanan.
- Pandai-pandailah melihat situasi dan kondisi yang sedang berjalan dan yang paling utama usahakan pelanggan Anda itu merasa nyaman dan bahagia ketika mampir ke pemancing Anda.
- Lip service sangat berguna untuk menyapa pelanggan Anda.
- Bumbu-bumbu dalam pelayanan sangat diperlukan. Usahakan sapa dan senyum selalu Anda lontarkan. Senyum merupakan keharusan Anda dalam melayani usaha ini.
- Bersikaplah jujur dalam penurunan ikan (jika kolam lomba) sesuai dengan jumlah yang tertera di dalam brosur.
- Jika pelanggan complain kepada Anda, sikapilah dengan bijaksana dan mencari jalan keluarnya dengan kepala dingin.
- Ada baiknya sesekali Anda turun langsung ke pelanggan. Agar Anda tahu jika ada permasalahan.

Demikian tips ini, mudah-mudahan pelanggan Anda tak akan lari.*rambe

Trip & Trik Mengadakan Trip Mancing


web.JPGMengadakan suatu even mancing atau trip mancing perlu persiapan matang dalam memfasilitasi para peserta yang akan mengikuti trip. Tanpa adanya persiapan dalam berkordinasi antara satu dengan yang lainnya atau dengan pihak-pihak terkait dapat membuat perjalanan trip menjadi berantakan. Yang tadinya hal sepele yang atau hal yang tidak terduga menjadi masalah besar yang suatu saat dapat timbul dalam mengadakan trip mancing. Hal ini perlu dicermati pasalnya jika sudah terjadi masalah dalam melaksanakan trip maka trip mancing akan berjalan tidak menyenangkan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai persiapan dari para peserta trip. Jika peserta sudah jelas maka tinggal membuat aturan dalam mengikuti trip mancing yang anda adakan. Dalam membuat aturan harus benar-benar berkordinasi dengan peserta trip dan bagi siapa saja yang melanggar aturan yang sudah menjadi ketentuan maka panitia penyelenggara trip harus bertindak tegas.

Sebaiknya bagi anda yang menjadi peserta persiapkan piranti pancing satu hari sebelum hari H, ini dimaksudkan agar tidak ada piranti yang terlupakan/tidak terbawa. Selain itu,  ada baiknya untuk mempersiapkan rangkaian yang akan digunakan ini dilakukan demi mengefisienkan waktu agar saat di atas kapal anda hanya tinggal memancing saja.
Bagi penyelenggara trip sebisa mungkin anda harus bersikap adil dalam pengadaaan logistik dan penggunaan kapal yang akan digunakan. Maksudnya adalah jangan berpihak pada tim tertentu. Pembagian kapal dan logistik harus adil sehingga para peserta tidak cemburu atau iri dengan peserta lainnya.
Masih berkenaan dengan kapal, dari pengamatan Mancing Mania (MM), banyak pula dari peserta trip yang ingin menggunakan kapal yang bagus dan besar. Untuk itu pilihlah kapal yang memiliki ukuran yang sama. Selain itu, tegaslah apabila sudah ada pembagian kapal peserta jangan ada yang berpindah-pindah kapal.
Masalah dalam pengadaan kapal yang digunakan sebenarnya banyak sekali, atas dasar itulah MM mencoba mengadirkan tips & trik ini. Selain permasalahan di atas maiah terdapat lagi tips untuk memilih kapal yang akan anda pergunakan untuk mengadakan trip.
Misalnya, pilihlah kapal yang memang sudah memiliki reputasi bagus di mata para pemancing. Jangan pernah mencoba-coba menggunakan kapal yang memang bukan diperuntukan untuk memancing. Kalau bisa masing-masing kapal yang akan anda gunakan dilengkapi dengan fish finder dan global positioning system (GPS). ndi

Mancing Trolling Tuna


altTuna merupakan salah satu jenis ikan yang berkelompok dan selalu berenang secara bersamaan dengan memiliki bobot ikan yang bervariasi. Memperoleh hasil tangkapan tuna inilah yang dapat membuat para mania mencoba mencari sensasi tersendiri.


Bagi para mania mancing kawakan, memancing tuna dengan teknik trolling ternyata masih dapat menghasilkan tangkapan yang kali ini akan diuraikan beberapa trik mancing tuna dengan teknik trolling.
Teknik mancing trolling dengan menggunakan umpan buatan/ lure trolling, dimana suatu teknik memancing dengan cara membentangkan umpan buatan di ujung tali senar yang ditarik dengan perahu berjalan dimaksudkan demi menarik perhatian ikan sasaran dengan kecepatan berjalan perahu yang konstan pada 7 – 10 knot.
Beberapa corak warna yang bisa digunakan pada lure/ umpan buatan pilihan para mania, seperti warna hijau gelap, hitam, ungu, kuning, merah dan hot pink/ merah muda. Penggunaan umpan lure ini dengan cara mengkombinasikan warna-warna umpan tersebut demi mencari ikan sasaran.
Teknik lainnya yang juga dapat digunakan dengan menggunakan teknik trolling adalah dengan cara menggunakan umpan hidup/ live bait dan juga menggunakan umpan mati/ death lure. Dengan mengkombinasikan dua jenis umpan ini pun juga dapat memberikan respon positif dengan hasil yang baik.
Umpan hidup dan juga umpan mati yang digunakan seperti ikan ekor kuning serta meckarel ternyata cukup handal menarik perhatian tuna yang cara penggunaannya adalah dengan teknik trolling sejauh 40 – 50 meter dan mengapungkannya dalam 2 (dua) ujung tali senar serta posisikan umpan di kedalaman 8 – 10 meter di bawah permukaan air.
Memancing tuna dengan menggunakan teknik trolling ternyata memiliki sensasi tersendiri bagi para mania yang berburu jenis ikan tersebut yang dikarenakan tuna memiliki tenaga yang dahsyat saat bertarung terlebih dengan beberapa jenis tuna seperti tuna sirip kuning maupun biru dan juga berbobot besar.*berbagai sumber 

Kail Jangkar Gawang untuk Mancing Lele

Di pemancingan Syafana dikawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan, para pemancing ikan bawal dan lele ini memiliki keunikan saat mancing. Uniknya itu terletak pada kail yang digunakan. Pemancing disini lebih dominan memakai kail jangkar dengan yang dipasang disenar atau benang berbentuk gawang.
Kail jangkar ini bisa ditemukan ditoko-toko pancing yang menjual kail seperti ini. Menurut beberapa pemancing, kail jangkar ini sangat efektif untuk mancing ikan lele atau ikan bawal. Kelebihan dari kail ini bisa digunakan untuk menggaet ikan lele.
Seperti kita ketahui, ikan lele lebih banyak bermain dibawah air atau bahkan didasar kolam. Ikan lele ini juga sedikit sulit saat dipancing. Dengan menggunakan umpan seperti jangkrik atau sebagainya, pemancing juga butuh kecerdikan untuk menggaet ikan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan memakai kail jangkar.
foto1_T_T169.JPG
Ukuran kail berbagai macam ukuran. Soal ini tentu disesuaikan dengan nomor mata kail yang pas. Di pemancingan Syafana, hamper semua pemancing menggunakan kail jangkar ini. Selain itu yang menarik lagi, kail tersebut dipasang didua senar atau benang yang menyerupai gawang. Barangkali karena itulah pemancing disini menyebutnya kail gawang.
Pembuatan kail gawang ini sangat mudah. Cara pembuatannya dimulai dari pemasangan kail jangkar di senar atau benang. Selanjutnya bagian atas senar diikatkan ke kawat atau sejenisnya. Setelah itu bagian tengah kawat diberi semacam kili-kili yang berfungsi untuk dipasang di joran.   
Selain senar bisa juga menggunakan nekline. Ukurannya bisa sampai setengah meter. Sedangkan kawat panjangnya sekitar 10 cm sampai 15 cm. Bagian tengah kawat diberi semacam kili-kili untuk dikaitkan di joran.


foto3T_T169.JPG
Selanjutnya gawang yang sudah terpasang dua mata kail jangkar tersebut tinggal dipasang di senar seperti umumnya kita memasang kail saat mancing. Cara penggunaan pun tidak merepotkan. Setelah terpasang, pemancing tinggal memasang umpan dimata kail. Selanjutnya dilemparkan ketengah kolam tanpa harus khawatir lepas. Disini tentu perlu keseimbangan antara kanan dan kiri senar yang dipasang di gawang.
Kalau beruntung ikan lele bisa menyangkut di dua mata kail sekaligus alias dapat gentak ganda. Menurut pemilik kolam Syafana Jamal, kelebihan mancing dengan kail jangkar gawang ini memudahkan pemancing untuk mendapatkan ikan lele atau ikan bawal. Apalagi kail ini sangat efektif untuk menggaet ikan lele.  Kalau Anda penasaran bisa mencobanya sendiri. jajat